Monday, November 25, 2013

Hari guru dan sikap cuek bebeknya siswa


Jangan pernah berhalusinasi bila sikap dan sopan santun siswa akan menjadi lebih baik dari hari ke hari dan jangan pernah membandingkan kelakuan siswa smkn 3 mataram dengan siswa sma yang ada di Mataram dalam hal sikap dan sopan santunya terhadap gurunya. Semakin banyak berhalusinasi semakin akan mendekati RSJ(rumah sakit jiwa) mataram.


Dalam hal sopan santun jelas sangat beda, kalau tidak percaya cobalah melakukan penelitian kecil-kecilan secara objektif terhadap siswa smkn 3 mataram  dengan siswa sma yang lainnya. Atau cobalah menjawab di dalam hati dengan jujur  pertanyaan yang akan penulis tanyakan.

1.pernahkan siswa dari jurusan lain bila bertemu dengan bapak/ibu guru di sekolah mereka memberi salam  dan mencium tangan bapak/ibu guru?

2.pernahkan bapak/ibu guru melihat siswa menghormati karyawan tu bila berpapasan dijalan?

3.kalau diluar sekolah bila bapak/ibu guru bertemu siswa mereka langsung memberi salam dan mencium tangan bapak/ibu guru?

Bila bapak/ibu guru menjawab dengan pernah dari ketiga pertanyaan diatas maka saya yakin 1000% Bapak/ibu gurulah yang pantas menjadi guru terfavorit. Penulis sendiri hanya bisa menjawab yang nomor 1 saja karena pernah disalami oleh siswa yang belum pernah penulis ajar sama sekali(beda jurusan) dan itupun bisa dihitung dengan jari.

Kalau untuk nomor 2 dan 3, penulis belum pernah melihat dan mengalami sendiri ada siswa yang memberi salam dan mencium tangan karyawan tu(khusus pak satpam). Kalau ada siswa smkn 3 mataram  pernah memberi salam dan mencium tangan pak satpam, penulis siap ngeluarin kambing sebagai tanda syukuran.:)

Satu-satunya pengalaman yang sering penulis lihat dan alami langsug ketika melihat siswa memberi salam dan mencium tangan pak satpam adalah pada waktu masih mengajar di sman 1 mataram dulu. Betapa harunya hati ini melihat siswa bisa menghormati dan menghargai jasa pak satpam. Dan kalau terhadap guru jangan ditanyakan lagi malah penulis malu sendiri di salamin dan dicium tangan penulis pada waktu membeli buku di toko buku Airlangga Gomong Mataram.

Kapankah para siswa smkn 3 mataram bisa tersadar dan menunjukkan hormatnya kepada bapak/ibu guru dan karyawan? Hal ini menjadi tanggung jawab kita semua baik guru maupun karyawan untuk memberikan contoh dan teladan yang baik agar siswa bisa ikut berubah juga.  by Alfuad gapuki

No comments:

Post a Comment